Sabtu, 06 Februari 2016

Alkisah seorang guru

Hari itu di bulan february tahun 2016. Angka dikalender yang terlihat di kantor itu berada diangka 6.
Hari sabtu yang agak membuat badan malas bergeming tadi pagi, karena memdengar bunyi hujan yang jatuh ke atap rumah, pertanda hujan turun.
Dinginnya pagi dia usir dengam kegiatan paginya, membereskan apa yang perlu dibereskan..
Memacu sepeda motornya melintasi perbukitan di desa itu hanya untuk melaksanakan sebuah tugas yang diembannya, seorang "guru".

Memasuki ruangan yang ditempati sekitar 30 siswa remaja yang duduk dibangku 11 IPS, mengajarkan mereka tentang ilmu dalam berbahasa inggris.  Walau sebenarnya sang guru bukanlah lulusan dari mata pelajaran itu, tapi tetap selalu beri yang terbaik kepada anak didiknya.  Banyak tindak tanduk siswa yang selalu membuat jengkel sang guru. Sebagai seorang guru, harus tetap mempunyai karakter yang baik dan sifat sabar yang tinggi.
Walaupun sebenarnya banyak hal yang tidak sesuai dengan keiginan guru namun tetap saja harus dijalani karena sudah menjadi tanggung jawab.  Menjadi seorang guru, guru yang juga mengandalkan Guru yang Sejati, yang senantiasa memberi semangat dalam menjalani kehidupan. Diijinkan Tuhan  menjadi guru didesa itu merupakan bagian dalam rencana Tuhan, yang telah terjalani selama 7 tahun dengan gaji seadanya. Semoga Tuhan mendengar kerinduan seorang guru ini. Amen.

Buhit, 06022016

Jumat, 05 Februari 2016

Dalam lelah yang semakin dan semakin..

LELAH..
Semakin lama semakin terasa juga..
Dalam heningku.. kuhanya bisa berbicara dalam sendiriku..
Membicarakan semuanya hingga keluhku habis dan tak bertepi..
Berharap lelahku berakhir dalam rentetan gelak tawa dan tangis haru..
Berharap ini semua akan berlalu..
Menggantikan lelahku disini..
Semoga aja..
Walau tawa tergelak kutetap percaya ada ruang hatiku yang merintih...
Bangunlah hai jiwaku..
Berharaplah kepada Allah...


Buhit, 05 february 2016